Bisnis Bengkel Cat Meningkat

Menyambut lebaran dua pekan mendatang, tak saja pusat perbelanjaan dan mal yang kebanjiran konsumen. Sejumlah bengkel pengecatan di Jakarta dan sekitarnya, ternyata juga kedatangan order tambahan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Malahan beberapa penjaja jasa cat, sejak sebulan lalu memutuskan sementara tak menerima order pengecatan seluruh bodi mobil. Mereka sebatas menerima order perbaikan cat pada sebagian kecil permukaan bodi atau dikenal sebagai order pengecatan sol-solan.

Pengelola Puncak Unggul Jaya Motor, Ida, mengaku sejak dua pekan lalu order pengecatan di bengkelnya mengalami kenaikan. ”Dari jumlah order, mungkin mencapai lima sampai enam kali lipat. Tapi, memang order pengecatan hampir semua sol-solan,” terang Ida.

Bengkel yang ada di bilangan Cipete, Jakarta Selatan ini memang tampak agak sumpek dengan deretan mobil bermerek Mercedes, BMW dan nampak beberapa sedan Toyota. Bila waktu sebelumnya bengkel ini paling banyak bisa menyelesaikan pengecetan tiga sampai empat mobil sebulannya, dalam dua pekan ini, Ida mengaku mereka telah menyelesaikan 12 order pengecatan.

Dari 12 mobil itu memang semuanya hanya melakukan pengecetan sebagian permukaan. Seperti misalnya hanya mengecat satu pintu atau kap mesin. Dan, pengerjaan jasa itu dapat dikerjakan bengkel tersebut hanya dalam dua sampai tiga hari kerja. Sebab pengerjaannya nyaris tak memerlukan pengetokan maupun pengelasan.

Banjirnya order pengecatan sol-solan juga dialami bengkel Dharma Motor di bilangan Rawamangun, Jakarta Timur. Menurut Voni, kasir bengkel ini, Dharma Motor memang sengaja tak mau menerima order pengecatan seluruh bodi sejak sebulan lalu. ”Kami memang persiapan menghadapi konsumen yang memerlukan sedikit perbaikan bodi. Maka stok cat pun kami perbanyak,” bilang Voni.

Tak saja fokus pada jenis order pengecatan sebagian permukaan bodi, bengkel ini memberlakukan pula banting harga layaknya penawaran sale di pusat perbelanjaan. ”Kalau memang tak memerlukan tingkat kesulitan, maka harga bisa nego habis,” Voni mempromosikan.

Peningkatan permintaan pengecatan juga dialami Sundoro Asia Motor, bengkel cat di Jatibening, Bekasi. Menurut Yudi, manajer bengkel tersebut, peningkatan order juga datang dari kian meningkatnya klaim asuransi. ”Kayaknya orang nunggu dekat lebaran. Mereka baru melakukan klaim ke asuransi, hari-hari ini. Maka kami juga agak kewalahan mengerjaan tumpukan order ini,” tambah Yudi. Dia mengaku dua pekan ini bengkelnya telah menyelesaikan 17 order pengecatan sol-solan.

Bagai terdapat kesepakatan, bengkel di Jakarta dan sekitarnya rata-rata menawarkan harga pengecatan sol-solan yang tak jauh berbeda. Mereka memperhitungkan pengesolan untuk setiap panel, yakni per satuan pintu, kap mesin dan kap bagasi. Sisanya, merupakan bagian yang bisa dinegosiasikan.

Umumnya bengkel meminta jasa pengecatan per panel senilai Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu. Rentang harga tersebut akibat adanya perbedaan jenis, kualitas, dan warna dari cat yang bakal digunakan. Sementara terdapat beberapa bengkel yang kadang menawarkan dengan harga Rp 450 untuk setiap panelnya. Yang terakhir ini biasanya memberi tambahan jasa pemolesan bagian yang berdekatan dengan panel yang baru saja dicat.

Ramainya permintaan perbaikan tampilan bodi mobil itu juga ternyata membuat beberapa bengkel cat harus menyuguhkan tambahan sejumlah jasa seperti memoles bodi hingga merapikan bagian dalam mobil bersangkutan. ”Kalau tidak memberi tambahan, konsumen pilih bengkel lain. Soalnya sekarang banyak saingan bengkel cat bagus,” ujar Ida.

Demikian pula yang dialami Dharma Motor. Malahan menurut Voni, pihaknya bersedia melakukan pemolesan dan merapikan bagian interior sebagai tambahan jasanya. ”Kalau hari gini kami harus banting harga dan berani tambah layanan. Semuanya kan buat penampilan lebaran,” Voni menjelaskan.

Sementara Yudi mengaku, bengkelnya memang sejak lama selalu memberikan layanan pemolesan seluruh bodi bila masuk order pengecatan per satuan panel. ”Itu dilakukan demi menjaga kualitas. Maka menyambut lebaran atau tidak kami kerjakan seperti itu,” paparnya.

Tampaknya tak semua bengkel cat mengelar program cerdas menyambut lonjakan jumlah konsumen yang ingin mobilnya tampil rapi di hari Fitri nanti. Ini salah satunya seperti dialami Panca Julang Jaya, bengkel cat di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Menurut Nardi, manajer Panca Julang Jaya, walaupun lebaran tinggal 15 hari lagi namun bengkelnya tak kunjung kebanjiran order walau untuk pengecetan sol-solan. ”Kami masih mengerjakan lima mobil yang ordernya full body. Itu pun ada yang ordernya sejak tiga bulan lalu.” tutur Nardi. Wah bisa-bisa mereka tak ikut lebaran! bid

sumber: republika online

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: